Peningkatan IP Padi melalui Teknology Remote Sensing

Beras atau padi merupakan tanaman penyedia pangan yang sangat penting bagi masyarakat Indonesia. Sebagai makanan pokok lebih dari 95% rakyat Indonesia, bercocok tanaman padi juga telah menjadi pekerjaan sekitar 20 juta rumah tangga tani di pedesaan. Pemenuhan kebutuhan padi setiap tahun bertambah seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk sebesar 1,36% per tahun. Pada tahun 2009 telah dilakukan pengembangan Indeks Pertanaman Padi 400 (IP padi 400)yang tanpa menggunakan tambahan fasilitas Irigasi.(litbang 2009)
Kondisi saat ini banyak petani masih menggunakan Indeks Pertanaman Padi 300 (IP Padi 300) yaitu menggunakan varieatas umur sedang (>125 hari) dan umur genjah (105-124 hari), serta persemaian di areal tanam. Kondisi seperti ini bias ditemukan hamper diseluruh wilayah di Indonesia, tak terkecuali didaerah Inderamayu.
Inderamayu merupakan salah satu kabupaten yang terletak di Provinsi Jawa Barat yang memiliki daerah yang cukup subur untuk dikembangkan sebagai daerah pertanian. Inderamayu memiliki luas 20.011 hektar dan 41,90 % merupakan tanah sawah. Oleh karena itu Inderamayu merupakan daerah yang memproduksi padi terbesar di daerah Jawa Barat (2001). Produksi padi yang dihasilkan mencapai satu juta ton per tahun dan produksi gabah dapat mencapai 1,2 juta ton per tahun. Hal ini juga sebanding dengan jumlah petani atau penduduk yang bekerja disektor pertanian sebesar 52,71%. (BAPEDA, BPS,2007)
Pemantauan kondisi tanaman padi dan prakiraan hasil panen merupakan informasi penting yang dapat didukung oleh teknologi inderaja (peninderaan jauh). BPPT bekerjasama dengan ERSDAC (Earth Remote Sensing Data Analysis Center), Jepang, sejak tahun 2008 melakukan penelitian pemantauan tanaman padi dengan teknologi inderaja menggunakan berbagai sensor (optik dan radar), berbagai resolusi spectral (multi spectral dan hiperspektral), dan berbagai wahana (di lokasi, pesawat, dan satelit). Program pemantauan tanaman padi menggunakan citra SPOT Vegetation yang memberikan informasi seperti: Indeks vegetasi (NDVI/Normalized Difference Ve-getation Index), Fase pertumbuhan, dan jadwal tanam. Disamping itu juga akan dilakukan analisa korelasi NDVI dan LAI dari data survey lapang. (frederik)

Panjang Gelombang (µm) Resolusi spasial
B0 (blue) 0.43-0.47 1 km
B2 (red) 0.61-0.68 1 km
B3 (near IR) 0.78-0.89 1 km
MIR (SWIR) 1.58-1.75 1 km
Tabel1. Sensor SPOT Vegetation
Setiap citra NDVI yang diunduh harus dilakukan konversi dari nilai digital ke nilai NDVI sebenarnya , dengan menggunakan persamaan NDVI=a*DN+b, dimana a=0.004, b=-0,1, dan DN=digital number. NDVI dilakukan pemprosesan citra menggunakan perangkat lunak ENVI, Erdas Imagine versi 8.2 atau ER. Mapper versi 6.0. Data yang perlu dikumpulkan di beberapa titik pengamatan di lokasi pengamatan yaitu, informasi fase pertumbuhan padi, varieatas padi,dan kondisi tanaman padi.
Indeks Pertanaman padi 300 atau padi yang dapat ditanam dan dipanen tiga kali dalam setahun pada hamparan yang sama bisa dideteksi produktifitasnya menggunakan inderaja dengan NDVI dengan tingkat akurasi 90%. Dengan menggunakan data inderaja , hasil tanaman bisa diprediksi hampir 2 bulan sebelum panen. Berdasarkan data tersebut kita juga mampu meningkatkan Indeks Pertanaman Padi di daerah inderamayu sampai didapatkan hasil yang optimum.
Salah satu program Badan Litbang Pertanian dalam peningkatan produksi beras nasional adalah program IP Padi 400. Program IP.padi 400 ditempuh dengan dua strategi yaitu rekayasa teknologi dan rekayasa sosial untuk optimalisasi ruang dan waktu sehingga indeks pertanaman dapat dimaksimalkan. Masalahnya bagaimana implementasi peningkatan indeks pertanaman tersebut di tingkat lapangan.(Supriatna, 2012)

Categories: General | Leave a comment

My Angel

Mom, I love you mom. mungkin semua kalimat ini akan keluar dan memenuhi sosial media untuk mengungkapkan bahwa mereka termasuk saya sayang kepada sosok seorang ibu. Tepat tanggal 22 desember adalah hari ibu nasional untuk indonesia. Aku tak bisa memberi hadiah apapun karena tak ada yang bisa menggantikan kasih sayang ibu untukku. Namun untuk mengungkapkan itu kutulis sebuah puisi untukmu ibu.

Malaikatku hentikan tangisan itu
Kau lebih dari setetes air yang datang dalam teriknya panas
kau lebih dari sekedar pohon yang tumbuh dan berikanku nafas kehidupan

Malaikatku, kau wakil Tuhan yang selalu berikan kasihmu dalam sedihku
Tak kenal lelah berikan senyum, walaupun hati bergelut resah
Tak kau tampakkan lelah, meskipun bathinmu hancur lebur

Malaikatku, tangisanmu akan mengantarkanku dalam gelapnya dunia
sang mentaripun takkan mampu meneranginya, hingga kau ganti dengan senyum
Malaikatku, senyummu lebih dari sebuah lentera yang menerangi malamku.

Kau tata hidup dalam etalase yang dihiasi permata yang tak ternilai harganya, Kau berikan kursi emas hanya untukku dan kau berkata “Nak, Tataplah kedepan, inilah hidupmu”

I love you mom.

mom01

Categories: General | Leave a comment

“Permainan” yang tak biasa

Awalnya hanya sebuah permainan yang mungkin untuk semua orang tak wajar hal ini terjadi. Perbedaan cara pandang antara aku dan yang lain mengantarkanku dalam permainan yang tak seharusnya terjadi. Berawal dari sebuah permainan modern sebuah obrolan tak bersuarapun terjadi untuk memulai permainan ini. Obrolan liar yang membuat semua tertawa dan bahagia disana. Selalu memulai obrolan dengan, “Hy”, “Apa kabar”. Klasik benar pertanyaan yang ku lontarkan, namun tak bisa dipungkiri bahwa itu benar-benar mengantarkan otakku tak bisa berhenti memikirkannya. P
Kaget, ternyata permainan ini berlangsung dengan orang yang dekat dengan orang yang aku kenal. Permainan dan obrolanpun semakin membawa kita dalam larutnya khayal. Tak tahu mengapa hal ini bisa terjadi, tak pernah bertemu sebelumnya namun permainan ini semakin membuat aku gila. Aku merasa seperti de’ Javu, dan permainan ini terjadi lagi.
Diluar sana, banyak yang mengantri untuk ikut serta bermain denganku, bahkan ada yang sanggup membayar mahal agar bisa masuk dalam permainan yang aku anggap benar-benar harus kuat lahir bathin. Aku selalu menjaga diri untuk tak gampang mempercayai orang-orang tersebut, karena tak mau sesuatu yang buruk terjadi dengan peralatan mainku yang harus dimainkan dengan orang yang cocok. E
Aku akan membayar dengan apa saja yang kamu mau?, teriak seorang pengantri. Aku akan bermain serius dengan kamu, terdengar lagi triakan dari antrian. Tapi hanya satu kalimat yang keluar dari mulutku “maaf permainan ini tak mudah dimainkan dengan oran-orang seperti anda”.
Satu bulan telah berlalu ku lewati di negeri yang hobinya bermain dengan permainan seperti ini. Merekapun tak segan mengeluarkan koceh yang banyak untuk sekedar bermain yang cukup menguras tenaga. Tibalah saatnya aku kembali ke negeri dimana permainan yang kejam ini segera dimulai kisahnya.
Awalnya semua berjalan biasa, permainanpun berlangsung seperti normal. Sebuah proyek yang dijalankan di permainanpun mulai. Yaudah menurutku biasa saja, obrolan-obrolan tak bersuarapun mulai terjadi kembali setelah sekian lama tak berlangsung. Level demi levelpun berubah, dari sekedar obrolan tak bersuara, akhirny kita mendapatkan reward berupa suara untuk memperjelas semua permainan. Dari kotak suara itulah obrolan dimulai dari sekedar perkembangan permainan yang berlangsung hingga masalah rules apa yang terjadi disalah satu pemain. B
Permainan semakin asik, ditambah lagi permainan puncak melawan musuh berat yakni hokum yang ada. Sumpah itu biasa saja, kitapun menang melawannya. Setelah permainan itu selesai dilanjut lagi ke level berikutnya, namun disini mulai merasa sedikit kesal karena seperti tak dianggap lagi dipermainan ini. Namun selalu mencoba meng-upgrade apa yang ada dan selalu positif pikiran untuk hal ini. Akhirny kita sampai ke permainan mu yelawan musuh berat tahap dua, terasa sedikit sakit karena permainan ini pertama untukku karena tak hanya menghadapi muuh berat, tapi juga harus bertanding melawan diri sendiri. Akhirnya kita memenangkan permainan ini, tapi aku harus terluka walaupun hanya waktu yang sebentar. R
Wah, level permainan semakin meningkat ke yang lebih tinggi. Ahhhh, tapi mengapa aku selalu merasa permainan ini perlu dipertahankan dan dilanjutkan. Kembali lagi berpositif thinking tentang hal ini, sampai akhirnya aku merasa suatu yang aneh tentang perasaanku terhadap lawan mainku dalam permainan ini. Akhirnya aku putuskan untharuk mengungkapkan perasaan itu, walaupun aku tahu permainan ini akan rusak jika aku harus terlalu jujur. Jujur memang sakit, namun harus dilakukan dan benar ternyata dia bermain dengan orang lain juga selain aku. I
Aku pikir-pikir betapa bodohnya aku mempertahankan dia sebagai teman bermainku, toh banyak yang diluar yang menungguku untuk bermain dengan mereka, atau akupun bisa bermain dengan pemain-pemain yang luar biasa disana, tapi itu bukanlah aku jika aku harus menghianati lawan mainku. Sadar, kalau semakin kesini dia A semakin berubah tapi semakin dia berubah hal itu takkan merubah betapa seriusnya permainan yang sedang berlangsung ini untukku. Aku akan tetap serius dengan permainan ini meskipun harus tetap terluka, karena aku yakin suatu saat dia sadar siapa partner terbaik yang pernah dia miliki.
Tak pernah hilang dalam benakku tentangnya, setiap langkahpun hanya teringat dia.
Kesabaran akan berbuah manis, kesetiaanpun akan berbuah indah. N

Love

Love

Categories: General | Leave a comment

Laporan AKhir Fisika Tanah IPB

Ketepatan suatu rekomendasi pengelolaan lahan sangat ditentukan oleh beberapa tahapan penelitian, mulai dari penentuan sebaran titik pengamatan, pengambilan contoh tanah, pengangkutan dan penyimpanan contoh untuk analisis di laboratorium, sampai pada proses analisisnya. Interpretasi dan pengolahan data yang dihasilkan dari suatu analisis mempengaruhi rekomendasi yang dikeluarkan dari suatu penelitian. Buku ini menerangkan berbagai tahap dalam penetapan berbagai sifat fisik tanah.
Pengambilan contoh tanah merupakan tahapan penting untuk penetapan sifat-sifat fisik tanah di laboratorium. Prinsipnya, hasil analisis sifat-sifat fisik tanah di laboratorium harus dapat menggambarkan keadaan sesungguhnya sifat fisik tanah di lapangan. Keuntungan penetapan sifat-sifat fisik tanah yang dilakukan di laboratorium dapat dikerjakan lebih cepat, dan dalam jumlah contoh tanah relatif lebih banyak. Kerugiannya adalah contoh tanah yang diambil di lapangan bersifat destruktif, karena dapat merusak permukaan tanah, seperti terjadinya lubang bekas pengambilan contoh tanah, cenderung menyederhanakan kompleksitas sistem yang ada di dalam tanah, dan sebagainya.
Bobot isi tanah merupakan salah satu sifat fisik tanah yang paling sering ditentukan, karena keterkaitannya yang erat dengan kemudahan penetrasi akar di dalam tanah, drainase dan aerasi tanah, serta sifat fisik tanah lainnya. Seperti sifat tanah yang lainnya, berat volume mempunyai variabilitas spasial (ruang) dan temporal (waktu). Nilai berat volume, D , bervariasi antara satu titik dengan titik yang lain disebabkan oleh variasi kandungan bahan organik, tekstur tanah, kedalaman perakaran, struktur tanah, jenis fauna, dan lain-lain. Nilai Db sangat dipengaruhi oleh pengelolaan yang dilakukan terhadap tanah. Nilai D terendah biasanya didapatkan di permukaan tanah sesudah pengolahan tanah. Bagian tanah yang berada di bawah lintasan traktor akan jauh lebih tinggi berat volumenya dibandingkan dengan bagian tanah lainnya.
Konsistensi adalah manifestasi kekuatan/ketahanan tanah terhadap kekuatan pengubahan bentuk atau pematahan atau cerminan tingkat kekuatan kohesi dan adhesi tanah pada berbagai kadar air. Konsistensi tanah penting peranannya pada pengolahan tanah (tillage). Penggarapan tanah pada keadaan basah atau sangat kering akan mengakibatkan rusaknya struktur tanah. Dalam keadaan basah akan terbentuk lumpur dan setelah kering akan menjadi padat, sedangkan dalam keadaan sangat kering tanah akan hancur menjadi debu. Konsistensi dapat dipelajari dengan menentukan angka-angka atterberg yaitu angka-angka kadar air tanah pada beberapa macam keadaan. Angka-angka ini penting dalam menentukan tindakan pengolahan tanah karena pengolahan tanah akan sulit dilakukan kalau terlalu kering ataupun terlalu basah. Dua faktor yang mempengaruhi konsistensi tanah, yaitu (a) kondisi kelengasan tanah (kering, lembab, basah) dan (b) tekstur tanah (terutama kandungan lempung).
full

Categories: General | Leave a comment

TUHAN TOLONG

TUHAN TOLONGSenandung para pencari gelar srajana,
yang lelah dengan perpecahan yang tak berujung ini.
ketika ucap kelut telinga menutup
Lagu harapan ini kami ciptakan untuk kampus hijau yang sedang memegang gelas yang retak.
Kata orang, kampus ini adalah miniatur indonesia yang hidup dalam majemuk.
tapi kini ??
Teriakan kami pada TUHAN, satukan lagi gelas yang retak itu.
Kami Sangat “CINTA IPB” karena itu Kami ingin “IPB BERSATU” lagi.

sebuah lagu dari kami “SYLVAPINUS” untukmu Kampusku.
TUHAN TOLONG

Categories: General | 2 Comments

“Katakan” (Teruntuk Negeriku)

anak-pemulung

Mungkin dengan bahasa lembut takkan mengantarkanku dalam indahnya perjuangan
Menapaki kaki dalam panasnya bara jalan yang mengangkat kulitku hingga cahayapun tak mampu meneranginya
Kicauan mulutku menemaniku dalam sendunya hari yang selalu iba
Ku tak tahu mengapa cakrawala biru itu selalu iba
Iba pada skenario hidupku atau Iba pada negeri yang mandi dengan dosa ini ?
Kutancapkan tongkat penopang ini diatas puncak toska tertinggi, biar semua tahu negeriku masih ada untukku, dan aku masih ada untuk negeriku.
Anak negeri yang teriak kesakitan, tulang merekapun dimakan oleh pemegang tahta
Rumah bambu yang dulu kujadikan tempat berteduh disaat menunggu pipit memangsa bulir kehidupan, kini tinggal tiang pembatas antara aku dan pemegang tahta.
Perahu kaca yang kupakai untuk mengarungi lautan yang kaya ini, kini tinggal bongkahan-bongkahan ratapan hidup yang ditertawakan pemegang tahta.
ADA APA INI ???
Kembalikan rumah bambuku !!
KEMANA ???
Aku mau perahu kacaku lagi !!
Irama sendu yang dulu kau nyanyikan, kini seperti sambaran petir yang menakutkan.
Apakah masih ada sesosok yang tak hanya menyanyikan irama itu untuk sementara ?
Apakah masih ada sesosok yang mau memandikan tubuh yang tak suci ini ?
Apakah masih ada sesosok yang bisa mengembalikan senyum-senyum yang punah ?
Katanya, Para pahlawan telah bermandi peluh dan darah untuk negeri ini ?
Katanya, Negeriku sudah merdeka ?
Katanya, Negeriku adalah negeri yang menghargai Pahlawan ?
KATANYA !!!
Coba pikir lagi apa yang kau KATAKAN !

24 Desember 2012
Roki Mirza Muhlim

Categories: General | Leave a comment

INTRODUCING NEW ENERGY FROM HUMAN WASTE-Edited

Fuel demand for oil and gas in the world whether it is for industrial, transportation, and household increasing from year to year, it is causing a restricted fuel availability or prices become inflated.Related to this issue, one government policy is a plan to reduce the use of fuel for domestic use. Fuel Oil and Gas formed from fossils millions of years old. The fossils in the form of fossil plants and animals that have decomposed.
It takes millions of years for the manufacture of oil and gas is one of the causes of the little fuel available today, as well as human use ongoing. To address these needs new sources of energy that do not diminish the need for fuel.
Proficiency level of new energy sources is biogas from dung living beings, such as humans, animals, and other organic materials. Biogas produces methane gas as a substitute fuel and particularly kerosene can be used un tuk cooking.Large-scale, biogas can be used as an energy power plants.In addition, the biogas production process will produce a waste product of living things that can be directly used as an organic fertilizer on crops / cultivation Farmhouse. In addition, more important is to reduce dependence on petroleum fuel consumption that can not be renewed.Biogas potential as a renewable energy source because the content of methane (CH 4) is high and the value is high enough kalornya, 50 MJ / kg.Furthermore, methane, because it has one carbon in each chain, can produce more environmentally friendly combustion fuel than the length of the carbon chain. This is due to the amount of CO 2 produced during the combustion of fuels less short carbon chain (Suyitno, et al.2010).
Biogas production can be done simply and easily. The principle is the biogas production by anaerobic decomposition of organic matter (closed from outdoor air) to produce gas, mostly in the form of methane (which has a flammability) and carbon dioxide, the gas is called biogas. Anaerobic decomposition process is assisted by a number of microorganisms, especially bacteria methane.Temperatures for the fermentation 30-55 0 C, at which temperature the microorganisms capable of overhauling an optimal organic ingredients. In addition to temperature pH also affects the quality of the biogas. Optimal pH value for the biogas is 7 to 7.2 or close to normal pH (scale 0-14), and the formation of gas will be stopped when the pH 4.5. This is due to a decrease in pH during the formation of methane from hydrogen and carbon dioxide (polpraset, 1989).
According Polprasert (1985), the content of biogas depends on several factors such as the composition of the waste is used as raw material, the organic load of the digester, and the time and temperature of anaerobic decomposition.Although there are variations in the content of biogas, can be estimated that the content of biogas ranges to the values below:
• Methane (CH4) = (55-65)%
• Carbon dioxide (CO2) = (35-45)%
• Nitrogen (N2) = (0-3)%
• Hydrogen (H2) = (0-1)%
• Hydrogen Sulfide (H2S) = (0-1)%

TECHNICAL SPECIFICATIONS
1. The volume of the reactor (plastic): 4,000 liters
2. Scope The volume of the gas container (plastic): 2,500 liters
3. Biogas Stove: 1 piece
4. Gas safety: 1 piece
5. Hose gas line: + 10 m
6. Raw materials: man, if every home consists of four people.


This blog has been entered in the Masdar “Engage: Introducing New Energy From Human Feces” contest. See the contest entries here: www.masdar.ae/engage. And please vote for our entry at http://masdar.ae/en/adsw/detail/how-to-vote.

Categories: General | Leave a comment

Introducing New Energy from Human Waste

Fuel demand for oil and gas in the world whether it is for industrial, transportation, and household increasing from year to year, it is causing a restricted fuel availability or prices become inflated.Related to this issue, one s atu government policy is a plan to reduce the use of fuel for domestic use. Fuel Oil and Gas formed from fossils millions of years old. The fossils in the form of fossil plants and animals that have decomposed.
Fuel Oil and Gas is formed of several factors, namely:
1. Fuel Oil and gas are formed from rocks of Origin (source rock)
2. Following this transfer of hydrocarbons from source rocks into the reservoir rock (reservoir rock)
3. The existence of geological trap hydrocarbons, forming oil and / or gas
The temperature underground is increasingly in the higher, is another important factor in the formation of hydrocarbons. Hydrocarbons are generally formed at a temperature of 107 0 C to 177 0 C temperature and will decompose at temperatures above 260 0 C.(Samperuru, 2010)
It takes millions of years for the manufacture of oil and gas is one of the causes of the little fuel available today, as well as human use ongoing. To address these needs new sources of energy that do not diminish the need for fuel.
Proficiency level of new energy sources is biogas from dung living beings, such as humans, animals, and other organic materials. Biogas produces methane gas as a substitute fuel and particularly kerosene can be used un tuk cooking.Large-scale, biogas can be used as an energy power plants.In addition, the biogas production process will produce a waste product of living things that can be directly used as an organic fertilizer on crops / cultivation Farmhouse. In addition, more important is to reduce dependence on petroleum fuel consumption that can not be renewed.Biogas potential as a renewable energy source because the content of methane (CH 4) is high and the value is high enough kalornya, 50 MJ / kg.Furthermore, methane, because it has one carbon in each chain, can produce more environmentally friendly combustion fuel than the length of the carbon chain. This is due to the amount of CO 2 produced during the combustion of fuels less short carbon chain (Suyitno, et al.2010)
Almost every home in the world produce manure or residue digestion can be used as the main ingredient biogas. Biogas can be used as fuel for domestic use. In addition, new energy also has an economical price or cheaper. Economic prices or cheap also helping poor communities to improve their welfare.
Biogas production can be done simply and easily. The principle is the biogas production by anaerobic decomposition of organic matter (closed from outdoor air) to produce gas, mostly in the form of methane (which has a flammability) and carbon dioxide, the gas is called biogas. Anaerobic decomposition process is assisted by a number of microorganisms, especially bacteria methane.Temperatures for the fermentation 30-55 0 C, at which temperature the microorganisms capable of overhauling an optimal organic ingredients. In addition to temperature pH also affects the quality of the biogas. Optimal pH value for the biogas is 7 to 7.2 or close to normal pH (scale 0-14), and the formation of gas will be stopped when the pH 4.5. This is due to a decrease in pH during the formation of methane from hydrogen and carbon dioxide (polpraset, 1989).
According Polprasert (1985), the content of biogas depends on several factors such as the composition of the waste is used as raw material, the organic load of the digester, and the time and temperature of anaerobic decomposition.Although there are variations in the content of biogas, can be estimated that the content of biogas ranges to the values below:
• Methane (CH4) = (55-65)%
• Carbon dioxide (CO2) = (35-45)%
• Nitrogen (N2) = (0-3)%
• Hydrogen (H2) = (0-1)%
• Hydrogen Sulfide (H2S) = (0-1)%

TECHNICAL SPECIFICATIONS
1. The volume of the reactor (plastic): 4,000 liters
2. Scope The volume of the gas container (plastic): 2,500 liters
3. Biogas Stove: 1 piece
4. Gas safety: 1 piece
5. Hose gas line: + 10 m
6. Raw materials: man, if every home consists of four people.According Sugiharto (1987) classified human feces and urine organic material is the result of residual canging and absorption from the digestive system.Based on thecapacity of human adult feces avarage yield 0.20 kg / day / life.So the total is 0.80 kg / day dirt.

How To Use
Taps are opened slowly on the stove
Biogas ignited with a match on the stove, the magnitude of the fire is set as required

profit
- Easily ignited and the flame is easy to set
- No cooking & kitchen smelled so guaranteed no smell
- Clean, cookware and kitchen to be clean and tidy
- Blue flame, cook so quickly saving time

References
Samperuru,Doddy.2010.Darimana Datangnya Minyak Bumi.Indonesia:Migas Indonesia
Suyitno et al. 2010, Teknologi Biogas: Pembuatan, Operasional, dan Pemanfaatan
(Yogyakarta: Graha Ilmu,)
Veenstra, G. dan Polprasert, C. 1985. Wastewater Treatment. IHE, Delf

This blog has been entered in the Masdar “Engage: Introducing New Energy From Human Feces” contest. See the contest entries here: www.masdar.ae/engage. And please vote for our entry at http://masdar.ae/en/adsw/detail/how-to-vote.

Categories: General | Leave a comment

Ketinggalan Peswat

Selepas mengambil pasport dari depok, aku langsung menuju stasiun berharap ada kereta langsung ke bojong gede, karena kereta ke bogor masih belum ada. Harus menunggu 30 menit untuk mendapatkan kereta. ting tong, ternyata sudah jam 3 sore dan kereta yang ditunggu dari 30 menit yang lalu akhirnya datang. Aku bergegas memasuki ruang kereta meski harus berdiri dan berhimpitan dengan penumpang lainnya.
Lima belas menit perjalanan kereta, akhirnya sampai juga di stasiun bojong gede. Angkot yang ada didepanpun langsung kunaiki betrharap bisa sampai di bogor jam setengah lima. Biasa angkot didaerah bogor selalu “ngetem”.Sepuluh menit perjalanan akhirnya sampai di angkot 32 tujuan Laladon-Bogor. Angkot inilah yang bikin perjalanan panjang bermulai.
Disetiap persimpangan angkot ini selalu ngetem. Tepat jam 5.30 aku sampai di terminal laladon. Masih harus naik satu kali angkot menuju kampus tercinta IPB. Tepat 5.46 sampai di depan kampus, ternyata aku lupa dimana aku simpan uang untuk ongkosnya. Untung bapaknya baik, aku dikasih gratis oleh beliau.
Lorong pasar Barapun aku telusuri, bertemu dengan partner paper di depan bara, kamipun langsung menuju tempat percetakan untuk mengambil Poster presentasi. Poster selesai, ada satu hal lagi ternyata Baidowi lupa bawa helem, terpaksa kami harus balik lagi ke Asrama Syvapinus.
Tanpa helm akupun berangkat, maupun harus dijegat polisi ditengah jalan. Bergegas naik angkot menuju DAMRI. Sesampainya di damri untung ada bus yang langsung berangkat ke Bandara. Prakiraan saya salah, ternyata perjalanan memakan waktu 4 jam untuk keberangkatan, dan akhirnya saya ketinggalan pesawat.

Categories: General | Leave a comment

Siapa Aku ?

Siapa Aku ?
Aku adalah aku
Aku bukan dia
Bukan dia
Ataupun dia
Ini aku
Aku bukan kamu
Aku bukan mereka
Aku buka kalian
Aku
Aku tak sama dengannya
Ini jalan hidupku
Bukan jalan hidupnya
Jangan samakan aku
Aku
Ya aku
Kenapa kau samakan ?
Ini aku
Siapa aku ?

Categories: General | Leave a comment